Google+ Followers

Rabu, 04 September 2013

Cara pengukuran PH tanah


Banyak sekali teman yang menanyakan cara mengukur Ph tanah, berikut ulasanya:
Kondisi tanah yang biasanya bermacam-macam, ada yang asam, ada yang basa. Tanah yang netral ataupun mendekati netral sangat baik untuk tanaman, karena tanah ini mudah menyerap pupuk dan zat-zat yang dibutuhkan tanaman.
Kondisi tanah ditentukan oleh derajat keasaman tanah tersebut, kalau derajat keasamanya rendah berarti tanah itu Asam, kalau derajat keasamanya sedang berarti Netral, dan bila derajat keasamanya tinggi berarti tanah tersebut Basa.
Derajar keasaman tanah dapat diukur dengan alat pengukur pH. Jika pH tanah 7= Netral, jika pH tanah dibawah 7= Asam, jika pH tanah diatas 7= Basa. Untuk mengukur pH kita bisa menggunakan kertas lakmus yang dapat diperoleh di took pertanian dan took kimia.
Cara mengukur pH tanah, ambilah tanah bagian dalam dari lapisan tanah atas, Tanah yang kita ukur tidak boleh tercampur apapun, Larutkan tanah dengan air jernih secukupnya, biarkan sejenak hingga tanah mengendap dan air jernih kembali. Lalu masukan kertas lakmus kedalam air yang sudah dicampur tanah tadi. Kertas lakmus akan berubah warna, cocokan warna kertas lakmus tersebut dengan warna yang terdapat pada kotak bungkus kertas lakmus, biasanya disertai warna dan angka angka. Warna apa yang cocok? Berapa angkanya? Inilah yang menunjukan ph tanah yang sudah kita ukur.
Mengubah Kondisi Tanah

UNTUK JENIS TANAH ASAM
Caranya pada awal musim kemarau kita gemburkan tanah menggunakan cangkul, taburkan kapur giling atau kapur pertanian yang memiliki kadar CaCO3 sampai 90%. Campur kapur tersebut dengan tanah yang akan kita netralkan dengan dosis ½ kg tiap m2, biarkan selama kurang lebih 1 bulan(pengapuran diusahakan agar tidak terkena hujan). Setelah 1 bulan atau lebih, kita ukur kembali pH tanah tersebut hingga mendapat pH 7. Setelah kita dapatkan pH 7 biarkan 2 minggu , kalau akan di Tanami kita harus menyiramnya paling tidak 5 kali apabila akan kita lakukan pemupukan untuk dilakukan penanaman(sebaiknya menggunakan pupuk kandang).

UNTUK JENIS TANAH BASA
Caranya sama dengan jenis tahah yang Asam, tetapi tidak menggunakan kapur, melainkan menggunakan belerang dan lalukan cara yang sama apa bila akan dilakukan pemupukan.
( sumber : Pelatihan dasar HCS)
INFO PRODUK HUB : 081343236243

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar